Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Lepas Humaniora

Bos dan Juragan Berkelas: yang selalu membayar layak karyawannya

Sultan Yohana by Sultan Yohana
December 12, 2024
in Humaniora
0
Bos dan Juragan Berkelas: yang selalu membayar layak karyawannya
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JIKA Anda jalan-jalan ke Singapura, sempatkanlah melongok ke supermarket-supermarket di sana. Ada FairPrice yang punya negara itu! Ada Giant, Carrefour, Cold Storage, dls. Perhatikan karyawan-karyawannya, kasir mereka! Beda dengan Indonesia, rata-rata karyawan supermarket di sini tua-tua. Nenek-kakek. Meski begitu, mereka bisa bekerja dengan sangat cekatan. Tidak main HP sambal melayani pelanggan, apalagi sambil ngobrol cinta dengan pasangan lewat telepon pintar.

Orang-orang muda di Singapura memang ogah bekerja di bidang ini.

Tapi supermarket Sheng Siong beda. Supermarket ini, kebanyakan karyawannya berusia muda. Padahal rata-rata toko-toko yang dimiliki Sheng Siong tidak sementereng supermarket-supermarket lainnya. Jika kebanyakan supermarket besar membuka toko mereka di mal-mal, Sheng Siong justru memilih membuka di bawah-bawah flat/apartemen warga. Toko Sheng SIong juga kecil-kecil. Pendek kata, Sheng Siong tidak sementereng supermarket lainnya. Tapi kenapa banyak orang muda mau bekerja di sana?

Meski tak mentereng dalam penampilan, tapi tahun 2021 silam, Sheng Siong membuat geger publik Singapura. Di saat pandemi masih menyerang dan nyaris semua bisnis meredup, Sheng Siong malah mengganjar karyawan-karyawannya dengan bonus hingga 16 bulan gaji di akhir tahun. Luar biasa! Begitu juga tahun 2023 lalu, kabarnya mereka juga mendapat bonus hingga 15 bulan gaji.

Bagaimana bisa bos-bos perusahaan itu memutuskan untuk memberi bonus sedemikian besar? Saya yakin, jika pun dibonusi maksimal 5 kali gaji, para karyawan Sheng Siong sudah akan sangat bergembira. Tapi, kenapa mereka memutuskan memberi bonus hingga 16 bulan gaji?

Itulah beda antara bos berkelas dengan tidak! Bos-bos berkelas, juragan-juragan yang keren; tidak mansur alias makan sorang! Tidak mau kaya sendirian! Bos atau juragan berkelas tahu, mereka sukses dan kaya raya tersebab keringat dan kerja keras karyawan-karyawannya. Karyawan adalah aset utama, dan karena itu, mereka harus dibayar selayak mungkin. Dibayar sebesar mungkin yang bisa dibayarkan perusahaan. Dibuat segembira mungkin.

Bos-bos kelas “tai kucing” sebaliknya, memilih membayar serendah mungkin karyawannya, atau bahkan kalau bisa mengakali sedemikian rupa agar yang bekerja di tempatnya tidak perlu dibayar! Lambat membayar gaji dan hak karyawannya. Bos-bos seperti ini biasanya, di banyak kisah: aset-asetnya selalu dicuri karyawan sendiri. Ditipu dan dikerjain karyawan sendiri. Dikhianati keluarga. Hingga kemudian lebih banyak berurusan dengan polisi ketimbang hidup damai sejahtera bersama karyawan-karyawan mereka.

Sumber tulisan:
https://www.straitstimes.com/business/companies-markets/sheng-siong-staff-to-get-up-to-16-months-bonus-after-strong-earnings-amid#:~:text=Total%20bonuses%20for%20staff%20ranged,paid%20out%20in%20March%202021.

Tags: BosCatatanGajiHonorKaryawan
Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Dua Karakter Berbeda Orangtua
Humaniora

Dua Karakter Berbeda Orangtua

March 15, 2026
Bebas Merdeka tanpa Kendaraan
Humaniora

Bebas Merdeka tanpa Kendaraan

December 26, 2025
Pagi yang Nyaris Sempurna
Humaniora

Pagi yang Nyaris Sempurna

December 21, 2025
Next Post
Merakyatnya Sepakbola di Singapura: Karena sehat dan bersenang-senang itu mahal

Merakyatnya Sepakbola di Singapura: Karena sehat dan bersenang-senang itu mahal

Di Taipei, Saya Rindu Udara Malang

Di Taipei, Saya Rindu Udara Malang

Mengintimi Taipei

Mengintimi Taipei

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Lelaki Bermulut Lisptik

21 years ago

Balada Sokhi Duha

19 years ago
Bagaimana Jika Rejekimu Datang Setahun Sekali?

Bagaimana Jika Rejekimu Datang Setahun Sekali?

1 year ago

Dua Nenek di Depan Toko Pakaian Dalam

20 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Abdul Gofur Ac Air minum Alas kaki Batam Bebas kendaraan Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etnis Fasilitas Foto Gadis China Gibran Humaniora Indonesia Jalan kaki Jatim Johor Kebiasaan Kucing Kurs Lee Kwan yeo Malang Malaysia Masjid Mudik Opini Orang tua Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme rasa singapura Rupiah Sejarah Sepakbola Sepeda Singapore Singapura Taipei Taiwan Thailand
No Result
View All Result

Highlights

Berhentilah Mengkritik!

Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

Bebas Merdeka tanpa Kendaraan

Pagi yang Nyaris Sempurna

KH Bisri, Rais Aam yang Mengajar Bocah Baca Quran

Sepakbola Sederhana!

Trending

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
Singapura

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

by Sultan Yohana
March 30, 2026
0

BUS nomor 242 yang membawa saya sore ini (10/2/2026), memasuki kawasan baru. Tengah nama kawasan itu. Sepanjang...

Dua Karakter Berbeda Orangtua

Dua Karakter Berbeda Orangtua

March 15, 2026
Ekon

Ekon

February 4, 2026
Berhentilah Mengkritik!

Berhentilah Mengkritik!

January 25, 2026
Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

January 5, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana