Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Lepas

In-Depth yang Berbayar, Lugas yang Gratis

Sultan Yohana by Sultan Yohana
February 15, 2023
in Catatan Lepas
0
In-Depth yang Berbayar, Lugas yang Gratis
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN ini masih berkibar di tengah serbuan informasi berbasis digital online. Harian METRO yang terbit di Malaysia ini dikelola oleh kelompok media The New Straits Times Bhd.

Sekarang, mereka terbit 64 halaman dan masih laku dijual dengan banderol 1,5 ringgit. Itu sekitar Rp 4.500,- uang kita. Secara umum, koran ini terbit sore hari setiap hari. Tapi, di beberapa negara bagian tertentu, harian METRO beredar pagi hari.

Di salah satu pusat keramaian jalan Dato Sulaiman Johor setelah magrib kemarin, masih banyak warga setempat yang memegang koran ini. Saya sempat heran. Soalnya, rerata warga yang membaca harian METRO, juga mengantongi ponsel pintar di sakunya.

Dengan gadget sakti itu, ‘seharusnya’ mereka tidak begitu butuh lagi membaca surat kabar. Toh, informasi sudah bisa didapat melalui ponsel cerdas mereka. Tapi kenyataaannya, menurut hasil audit Bureau of Circulations, Malaysia, koran ini masih memiliki oplah jual harian mencapai 179.231 eksemplar. Oplah sebesar itu menempatkan mereka sebagai koran dengan oplah terbesar di Malaysia.

Foto koran Metro Malaysia : © noesaja.wordpress.com

Dari sisi banderol harga, nasib harian METRO di Malaysia ini, jauh lebih baik dibanding koran serupa di Singapore : THE NEW PAPER. Koran metro yang terbit di Singapura.

Koran metro Singapura yang dikelola oleh Singapore Press Holdings itu, bahkan sudah dibagikan secara gratis kepada warga di pusat-pusat keramaian seperti Mall dan stasiun MRT. Mereka menyajikan informasi dan dinamika harian kota Singapura. Informasi yang disajikan cenderung lugas dan mengarah ke peristiwa.

Adik saya, Sultan Yohana yang tinggal di Singapura, sempat saya tanyakan saat ia menerima begitu saja koran NEW PAPER di sebuah stasiun MRT di sana beberapa waktu lalu.
BACA JUGA : Waduh! 320 Orang Jadi Korban Arisan Istri Polisi, Kerugian Rp 11 Miliar

“Lho, gratis ya Ton?” Tanya saya.

“Iya, di sini sudah dibagi secara gratis”, katanya. THE NEW PAPER ternyata memang sudah dibagikan gratis sejak desember 2016 kemarin.

Dengan kebijakan gratis itu, koran THE NEW PAPER mungkin sekali tinggal berharap keuntungan dari sektor pendapatan iklan saja. Tapi, melihat tampilan koran mereka, rasanya koran itu masih cukup kuat untuk bertahan dengan pendapatan tersebut. Iklannya lumayan banyak.

Yang penting, koran tetap bisa terdistribusi luas dan menjangkau banyak pembaca. Ini kunci utama untuk meraih simpati pemasang iklan, kan? ?

Di laman wikipedia, THE NEW PAPER ternyata memang punya target penyebaran hingga 300.000 eksemplar per hari.

Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
Singapura

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

March 30, 2026
Dua Karakter Berbeda Orangtua
Humaniora

Dua Karakter Berbeda Orangtua

March 15, 2026
Ekon
Singapura

Ekon

February 4, 2026
Next Post
“Lima Lelaki Tua di Warung Kopi Tua”

“Lima Lelaki Tua di Warung Kopi Tua”

Rolex di Tangan Sepasang Orangtua dan “Wabah” Baru Berjam Tangan Mewah

Rolex di Tangan Sepasang Orangtua dan "Wabah" Baru Berjam Tangan Mewah

Gigi Ompong dan Penyesalan yang Berhikmah

Gigi Ompong dan Penyesalan yang Berhikmah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Ketika Banyak Restoran “Terpaksa” Jadi Halal

Ketika Banyak Restoran “Terpaksa” Jadi Halal

5 months ago
Beberapa Jenis Lapar

Beberapa Jenis Lapar

9 years ago

Kisah Cinta Dua Singa (7)

18 years ago

Mudik Lewat Singapura Saja

15 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Abdul Gofur Ac Air minum Alas kaki Batam Bebas kendaraan Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etnis Fasilitas Foto Gadis China Gibran Humaniora Indonesia Jalan kaki Jatim Johor Kebiasaan Kucing Kurs Lee Kwan yeo Malang Malaysia Masjid Mudik Opini Orang tua Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme rasa singapura Rupiah Sejarah Sepakbola Sepeda Singapore Singapura Taipei Taiwan Thailand
No Result
View All Result

Highlights

Berhentilah Mengkritik!

Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

Bebas Merdeka tanpa Kendaraan

Pagi yang Nyaris Sempurna

KH Bisri, Rais Aam yang Mengajar Bocah Baca Quran

Sepakbola Sederhana!

Trending

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
Singapura

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

by Sultan Yohana
March 30, 2026
0

BUS nomor 242 yang membawa saya sore ini (10/2/2026), memasuki kawasan baru. Tengah nama kawasan itu. Sepanjang...

Dua Karakter Berbeda Orangtua

Dua Karakter Berbeda Orangtua

March 15, 2026
Ekon

Ekon

February 4, 2026
Berhentilah Mengkritik!

Berhentilah Mengkritik!

January 25, 2026
Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

January 5, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana