Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Lepas Humaniora

Mikroskop di Pameran Lukisan

Sultan Yohana by Sultan Yohana
September 9, 2024
in Humaniora
0
Mikroskop di Pameran Lukisan
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ISTRI saya, Joanne, dan bungsu kami, Zak; sedang memperhatikan lukisan Cheong Soo Pieng, “In a Balinese Village” di National Gallery Singapore, Minggu (12/8/2024) lalu. Eksebisi gratis ini (jika Anda sedang ke Singapura, saya rekomendasikan datang ke sini – ketimbang cuma ke Patung Singa, Orchard, Bugis; yang begitu-begitu saja – tidak hanya sekedar memajang hasil pelukis beken saja. Lebih dari itu, banyak hal menarik disajikan dalam pameran. Penggunaan X-Ray, mikroskop, dan segenap metode “investigasi” mutakhir yang dilakukan atas karya-karya Cheong, ini, justru bisa menarik perhatian bocah-bocah seusia bungsu saya, yang kini 12 tahun.

Sebagai contoh lukisan “In a Balinese Village” ini. Investigasi yang dilakukan para kurator menemukan, lukisan bertahun 1953 ini, dilukis ulang oleh pelukisnya di kanvas yang sama pada tahun 1964. Masuk ke pameran, seperti masuk ke sebuah labolatorium Kimia saja. Di tempat pameran, juga disiapkan sejumlah mikroskop, agar siapa pun, terutama anak-anak, bisa membayangkan bagaimana investigasi atas karya-karya lukis Cheong dilakukan.

Proses investigasi inilah yang saya pikir menarik untuk dikenalkan anak-anak yang, mungkin belum bisa mengapresiasi karya seni, namun sudah diajarkan pelajaran IPA. Eksebisi menyuguhkan proses itu dengan detil, mulai dari penelusuran materi arsip yang dilengkapi dengan alat-alat teknis seperti fotografi inframerah dan pemindaian sinar-X. Rumahsakit Umum Singapore bahkan dilibatkan untuk meneliti lukisan-lukisan Cheong, karena kelengkapan alat seperti X-ray dan infrared.

Pada akhirnya, jadilah sebuah pameran luisan menjadi menyenangkan, bagi siapa pun. Terutama anak-anak. Tidak membosankan seperti umumnya pameran lukis.

(*)

Tags: MikroskopSingapura
Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Dua Karakter Berbeda Orangtua
Humaniora

Dua Karakter Berbeda Orangtua

March 15, 2026
Bebas Merdeka tanpa Kendaraan
Humaniora

Bebas Merdeka tanpa Kendaraan

December 26, 2025
Pagi yang Nyaris Sempurna
Humaniora

Pagi yang Nyaris Sempurna

December 21, 2025
Next Post
Cara Sederhana Singapura Melawan Gratifikasi

Cara Sederhana Singapura Melawan Gratifikasi

Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe

Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe

Bibi Moly & Kucing Bernama Ginger: Serta bagaimana menghadapi orangtua

Bibi Moly & Kucing Bernama Ginger: Serta bagaimana menghadapi orangtua

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Kita Adalah Orangtua Kandung Premanisme: dan dua buku yang menjelaskan fenomena premanisme

Kita Adalah Orangtua Kandung Premanisme: dan dua buku yang menjelaskan fenomena premanisme

12 months ago
Dancing Leaf II

Dancing Leaf II

5 years ago
Panggil Saya China

Panggil Saya China

9 years ago
Nyetrit dengan Zeiss 24mm

Nyetrit dengan Zeiss 24mm

1811 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Abdul Gofur Air minum Alas kaki Anak Batam Bebas kendaraan Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etalase publik Etnis Fasilitas Foto Gadis China Humaniora Indonesia Jalan kaki Jatim Johor Kebiasaan Kucing Kurs Malang Malaysia Mudik Netizen Opini Orang tua Pajak Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme rasa singapura Rupiah Sejarah Sepakbola Sepeda Singapore Singapura Taipei Taiwan Vietnam
No Result
View All Result

Highlights

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Dua Karakter Berbeda Orangtua

Ekon

Berhentilah Mengkritik!

Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

Bebas Merdeka tanpa Kendaraan

Trending

Singapura Maju karena Sastra?
Singapura

Singapura Maju karena Sastra?

by Sultan Yohana
May 10, 2026
0

PERHATIAN saya tertuju pada empat lembar kertas hasil ujian pelajaran Kesusastraan yang tergeletak begitu saja di atas...

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

May 3, 2026
“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

April 24, 2026
Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

March 30, 2026
Dua Karakter Berbeda Orangtua

Dua Karakter Berbeda Orangtua

March 15, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana