Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Cerita Foto

Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe

Sultan Yohana by Sultan Yohana
October 13, 2024
in Cerita Foto
0
Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe
Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe
Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe
Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe
Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe
Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe
Kikuk Motret Jalanan: dengan kamera gedhe
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ADA janjian ketemu dengan seorang penjual lensa di Stasiun Maxwell, Selasa (10/9) pagi. Wladalah…, pikir saya, bisa sekalian jepret-jepret foto jalanan di sana. Secara lokasi, Stasiun Maxwell itu terletak di Chinatown, tempat yang asyik untuk berburu foto jalanan.

Saya putuskan bawa DSLR bongsor dengan lensa 70-200 F2.8 yang sama bongsornya. Juga Ricoh GR3 yang selama hamper tiga tahun terakhir, setia menemani saya ke mana-mana.

© Foto : Sultan Yohana

Usai beres bertransaksi, seorang diri saya menjelajahi sepanjang Chinatown. Saya memang suka motret jalanan sendirian. Memudahkan kontemplasi, juga kenalan dan ngobrol dengan banyak orang. Seringkali bahkan, saya lupa motret karena asyik ngobrol dengan orang asing. Motret sendirian juga memberi saya kesempatan untuk berpikir jernih dan tidak terburu-buru.

© Foto : Sultan Yohana

Sejujurnya, sudah sangat lama saya tak jalan-jalan dengan menenteng kamera gedhe semisal DSLR. Lama sekali, bahkan mungkin lebih dari 7 tahun. Saya memang tidak menyukainya. Untuk memenuhi hobi motret jalanan, selama ini saya memilih kamera-kamera kecil dan pocketable. Agar bisa lebih leluasa bergerak, dan tidak menjadi pusat perhatian banyak orang.

© Foto : Sultan Yohana

Dan, kekhawatiran saya benar ketika pagi ini saya bawa kamera gedhe. Perasaan kikuk segera menggerayangi tubuh ini, manakala pertama kali mengeluarkan kamera. Orang-orang yang melihat saya bawa kamera gedhe pun seperti memilih menghindar, serta memandangi dengan kesan tidak nyaman. Itu mungkin hanya perasaan saya saja, saya ndak yakin. Tapi perasaan kikuk dan tak nyaman itu terus saya rasakan sepanjang motret jalanan. Ketidaknyamanan ini sangat berpengaruh. Pagi ini, saya tidak cukup menikmati acara motret jalanan.

© Foto : Sultan Yohana

Selain karena perasaan kikuk tadi, bawa kamera berat itu benar-benar sangat tidak nyaman! Dan yang terakhir ini, menjadi alasan terkuat, kenapa saya memilih kamera poket. Hehe.

© Foto : Sultan Yohana

Btw, sedikit foto yang saya jepret pagi ini, semoga bisa Anda nikmati! Yang hitam-putih, saya jepret dengan kamera Ricoh.

© Foto : Sultan Yohana

(*)

Source: © Foto : Sultan Yohana
Tags: FotoSingapore
Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Kucing-kucing Mudik
Cerita Foto

Kucing-kucing Mudik

April 7, 2025
Hitam-Putih dengan 7D2
Cerita Foto

Hitam-Putih dengan 7D2

February 1, 2025
Cerita Foto

Monyet Ekor Panjang di Sebuah Pojok Singapura

January 30, 2025
Next Post
Bibi Moly & Kucing Bernama Ginger: Serta bagaimana menghadapi orangtua

Bibi Moly & Kucing Bernama Ginger: Serta bagaimana menghadapi orangtua

Orang Singapura yang Tidak Bisa ‘Nyante’

Orang Singapura yang Tidak Bisa 'Nyante'

Bos dan Juragan Berkelas: yang selalu membayar layak karyawannya

Bos dan Juragan Berkelas: yang selalu membayar layak karyawannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

$$$$$$$$

Gaji Siti Bikin Ngiri

12 years ago
Singapura Punya Hutan

Singapura Punya Hutan

5 years ago
Panggil Saya China

Panggil Saya China

9 years ago
Rolex di Tangan Sepasang Orangtua dan “Wabah” Baru Berjam Tangan Mewah

Rolex di Tangan Sepasang Orangtua dan “Wabah” Baru Berjam Tangan Mewah

3 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Ac Air minum Alas kaki Anak Batam Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etalase publik Etnis Fasilitas Foto Gadis China Humaniora Indonesia Jalan kaki Jatim Johor Kebiasaan Kucing Kurs Malang Malaysia Mudik Netizen Opini Pajak Pedagang Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme Profesi rasa singapura Rupiah Sastra Sejarah Sepakbola Sepeda Singapore Singapura Taipei Taiwan
No Result
View All Result

Highlights

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Dua Karakter Berbeda Orangtua

Ekon

Berhentilah Mengkritik!

Trending

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu
Singapura

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

by Sultan Yohana
May 27, 2026
0

SETIAP hari di blok kami, di Ang Mo Kio Avenue 4, seorang kurir paket online, dengan ratusan...

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

May 17, 2026
Singapura Maju karena Sastra?

Singapura Maju karena Sastra?

May 10, 2026
Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

May 3, 2026
“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

April 24, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana