Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Lepas Ngalor Ngidul

Percakapan Dua Ekor Katak

Sultan Yohana by Sultan Yohana
August 20, 2005
in Ngalor Ngidul
0
Percakapan Dua Ekor Katak
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Usai hujan melebat hampir setengah hari, dua ekor katak asyik nongkrong di ketiak jalan. Di antara gerumbul semak-semak yang basah dengan lumpur yang diguyurkan ratusan ban-ban kendaraan. Sambil memandang ke arah jalan, mereka melakukan percakapan.

”Nah, ini pasti mobil Pak RT! Aku hafal desis mesinnya. Seperti kemeretek kayu yang sedang dibakar,” katak tua, bertubuh gemuk, dengan totol-totol hitam mangkak, angkat suara. Dan, “byur…” senampan air kotor coklat menghajar kedua katak itu. Dari ban mobil yang baru lewat.

”Nah, benar kan! Itu tadi corolla 86-nya Pak RT! Jam segini, selalu ia lewat sini,” desis katak tua.
”Kurang ajar benar! Manusia memang tak tahu diri. Apa tidak tahu ada kita di sini?” Katak yang muda, dengan kulit totol-totol hitam juga, tapi mengkilat, mengeluarkan umpatan-umpatan.

Si katak tua hanya tertawa.

”Menghadapi manusia, kau harus belajar sangat bersabar! Jika tidak, aku jamin, spesies kita tak akan bisa bertahan lama!” Nasihat katak tua.
”Apa hubungannya antara sabar dengan kepunahan kita? Menurutku itu sangat tidak relevan! Justru, ketika kita melawan manusia dengan bersabar, kepunahan kita akan semakin cepat.

“Byur…,” sekali lagi tubuh mereka basah kuyup oleh guyuran air coklat menghitam. Kali ini dari gilasan ban sebuah lori.

”Itu pasti lori yang dikemudikan si Jaip. Aku perhatikan, selalu tidak sopan benar jika ia lewat sini. Pasti itu lori milik perusahaan tempatnya kerja. Kalau tidak, tak mungkin seamburadul itu mengemudikannya,” Katak tua mencoba membelokkan arah percakapan.
”Mana ada manusia di republik ini yang bertanggungjawab!” sambar katak muda.
”Kecuali hanya bertanggungjawab untuk mengenyangkan perut sendiri!”
”Seburuk itukah?” Ghoooogghhhkkkk… katak muda bersendawa.
”Jauh lebih buruk dari yang kau pikirkan! Meskipun kita dilahirkan sebagai seekor katak, namun belum pernah aku dengar cerita, kita saling menghabisi antarsesama katak! Saling bunuh membunuh! Saling menjatuhkan! Saling menyakiti! Saling meng-akali!”
”Mereka melakukan itu?”
”Mereka melakukan apa saja yang ada di kepala mereka!”

Jlup…, begitu cepatnya lidah katak tua menjulur. Membabat seonggok nyamuk yang kebetulan mendekat ke arahnya. Sebelum meneruskan pembicaraannya, nampak mulutnya sibuk mengunyah-ngunyah. ”Nyamuk! Ya…, nyamuk yang semakin memamah biak yang bisa kita ambil manfaatnya dari sekian banyak kebiasaan buruk manusia! Hidup mereka yang arogan dan kotor, memberi peluang nyamuk-nyamuk, makanan kita, populasinya semakin melebar. Tentu saja kita tak khawatir kekurangan makanan!”
”Meskipun makanan kita melimpah, tapi kita tak bisa hidup di kemerlapnya mal-mal dengan kelembaban yang telah direnggut paksa dengan mesin yang namanya air conditioner! Manusia telah merampas hampir semua tempat kita! Rumah kita! Kulit kita akan mengering dan kita akan berakhir menjadi boneka katak yang dijual di mal-mal itu.”

”Untuk itulah aku bilang, kita harus sangat bersabar. Jika kita terlalu merasa perkasa menentang mereka, kita akan semakin cepat menjadi boneka katak. Jangankan kita yang seekor katak, sesama manusia saja mereka tega membuldoser!”

Ghoooogghhhkkkk…Ghoooogghhhkkkk…Ghoooogghhhkkkk…Dan keduanya berdoa kepada Tuhan mereka. Minta ditunda kepunahan mereka.

Minggu kedua Agustus 2005

Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

(Lagi-lagi) Tambah Ongkos Lagi
Ngalor Ngidul

(Lagi-lagi) Tambah Ongkos Lagi

September 13, 2017
Fotografer se-Model Apa Anda?
Ngalor Ngidul

Fotografer se-Model Apa Anda?

January 19, 2016
Masihkah Anda Berpikir Habibie Seorang Jenius?
Ngalor Ngidul

Masihkah Anda Berpikir Habibie Seorang Jenius?

April 16, 2014
Next Post
Memangnya Saya Siapa?

Memangnya Saya Siapa?

Religion of Sky

Religion of Sky

Tirakat Kang Parno*

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Kisah Cinta Dua Singa (3)

Kisah Cinta Dua Singa (3)

18 years ago

Kisah Cinta Dua Singa (8)

18 years ago
Hanya orang Goblok yang Masih Cinta Arema

Hanya orang Goblok yang Masih Cinta Arema

10 years ago

Malam ini aku ingin mendengar ini:

20 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Abdul Gofur Air minum Alas kaki Batam Bebas kendaraan Bule Catatan Citizen Dollar Efisiensi Foto Gadis China Gibran Humaniora Indonesia Jalan kaki Jatim Johor Kebiasaan Kedai Kucing Kurs Lee Kwan yeo Malang Malaysia Masjid Mudik Netizen Opini Pendidikan Pengemis rasa singapura Rotan Rupiah Secondary school Sejarah Sepakbola Sepeda Singapore Singapura Taipei Taiwan Thailand Tradisional Warung
No Result
View All Result

Highlights

Pagi yang Nyaris Sempurna

KH Bisri, Rais Aam yang Mengajar Bocah Baca Quran

Sepakbola Sederhana!

Ketika Banyak Restoran “Terpaksa” Jadi Halal

Keteladanan Lee Kuan Yew

Eror “White Balance” Mata!

Trending

Berhentilah Mengkritik!
Indonesiaku

Berhentilah Mengkritik!

by Sultan Yohana
January 25, 2026
0

PEMUDA di samping saya ini, Asyik, 18 tahun, adalah yang termuda di grup sepakbola Minggu kami. Seusia...

Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

January 5, 2026
Bebas Merdeka tanpa Kendaraan

Bebas Merdeka tanpa Kendaraan

December 26, 2025
Pagi yang Nyaris Sempurna

Pagi yang Nyaris Sempurna

December 21, 2025
KH Bisri, Rais Aam yang Mengajar Bocah Baca Quran

KH Bisri, Rais Aam yang Mengajar Bocah Baca Quran

December 6, 2025
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana