Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Lepas Humaniora

Bang a/ Mas, Kakak Saja lah

Sultan Yohana by Sultan Yohana
October 2, 2011
in Humaniora
0
Bang a/ Mas, Kakak Saja lah
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dia sepertinya tak nyaman ketika dipanggil “Bang”, oleh dua perempuan yang menawar gelang manik-manik sekend dagangannya. “Masak mahal begini Bang?” kata seorang calon pembeli, ketika mendengar si pedagang menyebut harga Rp25 ribu. Wajah si pedangang tidak senyum. Bibirnya yang penuh oleh suntik silikon, tampak merekah merah sedikit manyun. Begitu juga dengan pipi dan hidungnya yang juga disuntik silikon.

“Ini bahan mutiara Mbak! Mahal…” kata si pedagang ketus. Suaranya berat, dan tentu saja suara lelaki.

“Sayang ya Mas, lensanya ada jamurnya…,” kata calon pembeli yang lain. Seorang pria yang sedari tadi mengutak-atik kamera SLR merek Yashica. Lagi-lagi saya perhatikan tidak ada senyum atau kegembiraan di wajah penuh suntikan silikon si pedagang. Dengan keketusan yang masih terpelihara, si pedagang kemudian menjawab, “…kan bisa dibersihkan jamurnya!”

Ketus banget pedagang ini? Jangan-jangan, pikir saya, keketusan Dia karena enggan dipanggil “Bang” atau “Mas”? Saya yang ketika itu tengah mengutak-atik satu biji kamera lama dagangannya yang lain, jadi sedikit bingung untuk mengeluarkan kata, sekedar menawar.

Dia – pedagang itu – memang seorang pria. Tapi, dengan ikhtiar yang sebisa Ia lakukan, Ia ingin mengubah takdir menjadi sedekat mungkin dengan wanita. Hidungnya dibuat bangir dengan silikon, kedua pipi dan janggutnya juga dipermak silikon. Yang paling kentara tentu saja kedua bibirnya yang merah merekah itu.

Tapi, harga sebuah kecantikan mungkin terlalu mahal untuk ukuran pedagang sekend kecil di Pasar Jodoh, Batam. Di usianya yang saya tebak sekitar 40an tahun, Dia gagal tampil cantik meski sudah berikhtiar sedemikian rupa. Rambutnya yang lumayan panjang dan disemir pirang, sedikit awut-awutan dan tampak kusut.

Begitu juga t-shirt dan celana seperempat warna gelap yang Ia kenakan. Tampaknya mengusut oleh kotornya aneka dagangan sekend yang ia jual. Cutek cokelat gelap di kuku tangan dan kakinya, malah mengesankan ia kian tak terawat. Tinggi tubuhnya yang sekitar 160 sentimeter, kian terlihat pendek karena timbunan lemak di perut dan sekujur tubuhnya. Di titik kegagalan ini, ketika penampilannya setengah pria setengah wanita, siapa pun pasti bingung apakah akan menyebut “Bang” atau “Mbak” pada Dia.

Masyarakat umum kerap menjuluki orang-orang seperti Dia sebagai “waria” atau “bencong”. Tapi waria atau bencong dengan kepercayaan diri berusaha tampil sangat wanita. Baik itu siang ataupun malam. Dia – pedagang sekend itu – tidak! Dulu, dia mungkin ingin tampil sangat wanita. Tapi gagal dan akhirnya menyerah dengan keadaan. Membiarkan seluruh ikhtiarnya berantakan. Sekali lagi, saya kembali bingung ketika hendak menawar salah satu kamera sekend dagangannya. Apakah akan memanggilnya “Mbak” atau “Mas”?

Ah, bodoh sekali saya. Kenapa tidak memilih diksi “Kakak” untuk sebuah penyebutan yang aman. Akhirnya, saya kata memakai ganti orang orang kedua “Kakak” dalam tawaran yang saya kemukakan. Tampaknya berhasil. Dia terlihat gembira dan memperlakukan saya dengan baik. Kami ngobrol sedikit panjang, tentu saja membicarakan kamera yang dijualnya, yang tengah saya taksir. “Mas… mas, bersihkan lensanya kira-kira berapa ya? Kalau di Batam di mana ada orang bisa bersihkan?”

Saya kemudian menyebut di mana, siapa, dan berapa ongkos membersihkan lensa kamera yang jamuran. Kami juga berdiskusi soal dagangan-dagangan Dia yang lainnya. Tak lupa pula, saya berpesan, jika ada kamera bagus, simpankan untuk saya. Dia mengangguk. Gembira. Dan akhirnya, meskipun kamera tak jadi saya beli, dia tak cemberut karena – mungkin – tak disapa sebagai “Bang” atau “Mas”. 

Foto kaki-kaki oleh saya, di Singapore River.

Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya
Humaniora

Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya

September 27, 2026
Manajemen Tua Vs Muda: di dua toko grosir battery
Humaniora

Manajemen Tua Vs Muda: di dua toko grosir battery

August 17, 2026
Dua Bapak dengan Balita mereka
Humaniora

Dua Bapak dengan Balita mereka

June 21, 2026
Next Post
Spore: Resep Jitu Stop Merokok

Spore: Resep Jitu Stop Merokok

Siapa Bilang Spore Asyik?

Wajah Anda Penjilat atau Tukang Telat?

Wajah Anda Penjilat atau Tukang Telat?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Dapur Arang, Kampung Arang

Dapur Arang, Kampung Arang

3 years ago
When Sigma 20mm F1.4 Paired Nikon D40

When Sigma 20mm F1.4 Paired Nikon D40

6 years ago
Tukang Sapu Prada

Tukang Sapu Prada

12 years ago
Jalan Tol Singapura: Motor Masuk, Tak Perlu Loket

Jalan Tol Singapura: Motor Masuk, Tak Perlu Loket

6 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

ASN Batam Cara mengajar Catatan Citizen Dollar Efisiensi Fasilitas Foto Gibran Guru Humaniora Indonesia Jatim Koran Kurs Lee Kwan yeo Malang Malaysia Manajemen Netizen Olahraga Pajak Pedagang Pembaca lansia Pendidikan Pengemis Perpustakaan PNS Premanisme Profesi rasa singapura Rotan Rupiah Secondary school Sepakbola Sepeda Sepeda pancal Singapore Singapura Taipei Taiwan Thailand Tradisional Vietnam
No Result
View All Result

Highlights

Pembaca Lansia

Jalan Kaki itu Membahagiakan

Manajemen Tua Vs Muda: di dua toko grosir battery

Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental: dan tetangga kampung saya yang selalu dibulli

Dilarang Ngutangi Kawan Kantor!: aturan PNS Singapura

Sepeda Pancal

Trending

Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya
Humaniora

Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya

by Sultan Yohana
September 27, 2026
0

TETANGGA samping rumah kami di Ang Mo Kio, Singapura, adalah seorang janda paruh baya, dengan dua anak...

Langsing dengan Tiga Cara Nyante: murah, tanpa ribet, tanpa siksaan

Langsing dengan Tiga Cara Nyante: murah, tanpa ribet, tanpa siksaan

September 19, 2026
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya

Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya

September 7, 2026
Pembaca Lansia

Pembaca Lansia

September 3, 2026
Jalan Kaki itu Membahagiakan

Jalan Kaki itu Membahagiakan

August 23, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana