Perempuan yang Kaku Beku
Perempuan itu tergolek kaku beku. Pada meja triplek melamin putih sepanjang tiga kali satu meter persegi. Namun tidak mati. Degup...
Perempuan itu tergolek kaku beku. Pada meja triplek melamin putih sepanjang tiga kali satu meter persegi. Namun tidak mati. Degup...
Ups..., dia mengatakan saya anjing jalanan. Memang, sih, kata-kata itu tanpa bernada umpatan, tanpa penekanan makna, tanpa keseriusan. Hanya sebuah...
Udara sumuk, penuh nyamuk. Pada malam yang cerah, langit berwarna dengan hiasan kemintang. Benderang! Terintip dari celah kaca jendela kamar...
Sebuah pilihan pelik. Apakah saya harus berpihak pada Sri Rama, ataukah kekasih pujaannya, Dewi Shinta? Saya dihadapkan pada dua pilihan,...
Kemarin dia baru saja mengatakan, saya adalah sahabat terbaik yang dimilikinya. Segala hal yang ada pada diri saya, adalah anugerah...
Penghujung siang yang gerah. Ketika saya memunculkan diri dalam sebuah forum diskusi sastra resmi, di sebuah hotel pusat kota. Pikiran...
Aku ragu mengatakan, apakah dia seorang lelaki. Aku ragu memastikan, apakah peler kemaluannya berfungsi sebaik yang pada umumnya lelaki punya....