Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Lepas Singapura

Bolehkan Mencuri Sesuatu yang Mubadzir?

Sultan Yohana by Sultan Yohana
May 19, 2025
in Singapura
0
Bolehkan Mencuri Sesuatu yang Mubadzir?
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAYA mendapati sepeda mahal di foto ini, terantai begitu saja di depan exit F, Stasiun MRT Ferrer Park, 4 Mei lalu. Sepeda lipat merek Birdy GT. Ketika saya dekati, rantai-rantai sepeda, juga bagian lain berbahan besi, penuh karat. Itu menjadi penanda, itu sepeda pasti sudah lama terikat di sana. Sayang sekali, pikir saya. Apakah pemiliknya tidak sayang dengan itu sepeda? Mubadzir sekali, membeli sepeda mahal-mahal, namun setelah itu dionggokkan begitu saja.

Seringkali, ketika berkeliling Singapura, saya menemukan banyak “kemubadziran-kemubadziran” seperti sepeda Birdy GT itu. Di parkiran sepeda pancal di Stasiun Mayflower MRT misalnya, stasiun dekat rumah saya, ada sepeda lipat mereka Doohan kondisi baru, yang diparkir di sana selama berbulan-bulan.

Hingga ban kempes, dan sadel serta beberapa part sepeda hilang dicuri orang. Padahal untuk membelinya, minimal harus keluar uang seribu dolar. Birdy GT seperti di Stasiun Ferrer Parkitu, lebih mahal lagi. Sekennya saja, di marketplace, saya lihat termurah dijual seharga 1.800 dolar. Itu setara sekitar Rp24 juta.

Seringkali, pada akhirnya, sepeda-sepeda mahal yang rusak oleh cuaca dan tak diurus lagi oleh pemiliknya itu, berakhir di “pembersihan paksa” yang dilakukan pemerintah kota praja. Setelah sebelumnya, diberikan pengumuman sepeda akan diambil paksa jika tak lagi dipindahkan.

Usil saya mencoba berhitung, jika misalnya sepeda-sepeda mubadzir itu saya curi, saya jual, dan duitnya saya kirim untuk korban penggusuran rumah liar di Batam, misalnya? Apakah boleh? Apakah halal? Hehehe.

Bukankah yang mubadzir-mubadzir itu kawannya setan!

(*)

Tags: BatamFasilitasSepedaSingapura
Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Singapura Maju karena Sastra?
Singapura

Singapura Maju karena Sastra?

May 10, 2026
“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik
Singapura

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

April 24, 2026
Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
Singapura

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

March 30, 2026
Next Post
Kita Adalah Orangtua Kandung Premanisme: dan dua buku yang menjelaskan fenomena premanisme

Kita Adalah Orangtua Kandung Premanisme: dan dua buku yang menjelaskan fenomena premanisme

Perpustakaan dan Pajak Kita

Perpustakaan dan Pajak Kita

Bakul Gedhe dan Bakul Cilik

Bakul Gedhe dan Bakul Cilik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Fotografer se-Model Apa Anda?

Fotografer se-Model Apa Anda?

10 years ago
Jalan Tol Singapura: Motor Masuk, Tak Perlu Loket

Jalan Tol Singapura: Motor Masuk, Tak Perlu Loket

5 years ago

Aku, Saya, Kami, Gw, Ape Loo…

18 years ago
WIS: Waktu Indonesia Santai*

WIS: Waktu Indonesia Santai*

14 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Ac Air minum Alas kaki Anak Batam Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etalase publik Etnis Fasilitas Foto Gadis China Humaniora Indonesia Jalan kaki Jatim Johor Kebiasaan Kucing Kurs Malang Malaysia Mudik Netizen Opini Pajak Pedagang Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme Profesi rasa singapura Rupiah Sastra Sejarah Sepakbola Sepeda Singapore Singapura Taipei Taiwan
No Result
View All Result

Highlights

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Dua Karakter Berbeda Orangtua

Ekon

Berhentilah Mengkritik!

Etnis Singapura, dan Masalah Mereka

Trending

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum
Humaniora

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

by Sultan Yohana
May 17, 2026
0

BEBERAPA tahun terakhir ini, kata "Baalawi" atau (Ba'alwie) terdengar kontroversi di lingkungan masyarakat Nahdlatul Ulama. Ini tak...

Singapura Maju karena Sastra?

Singapura Maju karena Sastra?

May 10, 2026
Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

May 3, 2026
“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

April 24, 2026
Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

March 30, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana