Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Lepas

Kisah Perang dalam Sepiring Nasi

Sultan Yohana by Sultan Yohana
May 13, 2023
in Catatan Lepas
0
Kisah Perang dalam Sepiring Nasi
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Awal tahun 2022, seporsi makanan vegetarian di foto ini bisa saya tebus cuma dengan $2 dolar saja. Setangkup nasi coklat lengkap dengan dua lauk dan satu sayur. Kedai penjualnya, ada di pujasera dekat rumah kami, di Ang Mo Kio, Singapura. Saya telah melanggani mereka, setidaknya selama 10 tahun terakhir.

Selain porsinya yang ngepas di perut saya – hingga tidak menghasilkan sisa, masakan full vegetariannya juga bisa “menggoyang” lidah. Lezat. Serasa tidak makan makanan vegetarian. Di pujasera itu, menu vegetarian itu telah menjadi makanan favorit saya, selain carrot cake dari kedai lain yang enak-gila rasanya.

Akhir tahun 2022, ketika inflasi sedang meroket, si pemilik kedai terpaksa menaikkan sepiring makanan rata-rata $50 sen. Kenaikan inflasi itu, tentu saja dipicu perang Ukraina yang tak kunjung beres. Siang tadi, 13/5/2023, saya kudu bayar $3 dolar untuk seporsi makanan yang ada di foto ini. Naik $1 dolar dari sebelum perang Ukraina dimulai.

Dalam 10 tahun saya melanggan, baru setahun terakhir ini mereka menaikkan harga sebanyak dua kali.

Harga yang masih sangat murah, sebetulnya. Jika dibandingkan rata-rata makanan di Singapura yang harganya kini kian menggila. Jika Anda ke Singapura, mungkin Anda akan SANGAT kesulitan menemukan seporsi makan seharga $5 atau $6 dolar dijual di pujasera-pujasera di mal-mal. Rata-rata kini, sudah merangkak naik di atas $7 dolar per piring.

Itu baru perang Ukraina-Rusia, negara yang notabene tidak terlalu punya hubungan dengan Singapura. Saya membayangkan betapa menderitanya Singapura, jika yang terlibat konfrontasi langsung adalah China. Negara yang menjadi pemasok utama sebagian besar kebutuhan pokok orang Singapura. Bisa-bisa sepiring nasi bisa meroket menjadi Rp200 ribu.

Sepiring nasi, bisa mengisahkan banyak hal. Siang ini, saya menyaksikan perang di piring nasi vegetarian yang hendak saya santap.

Tags: catatan lepasinflasi di singapurakehidupan sehari-hari di singapurarasa singapura
Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Dilarang Ngutangi Kawan Kantor!: aturan PNS Singapura
Singapura

Dilarang Ngutangi Kawan Kantor!: aturan PNS Singapura

July 12, 2026
Sepeda Pancal
Tentang Aku

Sepeda Pancal

July 1, 2026
Dua Bapak dengan Balita mereka
Humaniora

Dua Bapak dengan Balita mereka

June 21, 2026
Next Post
Indra Sjafri dan Pencarian Bakat Itu

Indra Sjafri dan Pencarian Bakat Itu

Dapur Arang, Kampung Arang

Dapur Arang, Kampung Arang

Pria India dan Sarapan Prata-nya

Pria India dan Sarapan Prata-nya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Madura dan India. Dan Harga Diri Tinggi Mereka

Madura dan India. Dan Harga Diri Tinggi Mereka

3 years ago
Keluarga “Sampah”

Keluarga “Sampah”

19 years ago
Ekon

Ekon

5 months ago
I am Mine

I am Mine

21 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Alas kaki Anak Batam Cara mengajar Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etalase publik Fasilitas Foto Gadis China Guru Humaniora Indonesia Jatim Johor Kucing Kurs Malang Malaysia Masjid ba'alwi Mudik Museum Netizen Orang tua Pajak Pedagang Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme Profesi rasa singapura Rupiah Sastra Sepakbola Sepatu jogging Sepeda Sepeda pancal Singapore Singapura Taipei Taiwan Vietnam
No Result
View All Result

Highlights

Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Singapura Maju karena Sastra?

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

Trending

Dilarang Ngutangi Kawan Kantor!: aturan PNS Singapura
Singapura

Dilarang Ngutangi Kawan Kantor!: aturan PNS Singapura

by Sultan Yohana
July 12, 2026
0

BEBERAPA hari lalu, istri saya bercerita soal kasus beberapa kawan kerjanya yang tengah diselidiki sekolah. Gara-garanya, bagi...

Sepeda Pancal

Sepeda Pancal

July 1, 2026
Dua Bapak dengan Balita mereka

Dua Bapak dengan Balita mereka

June 21, 2026
Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

June 17, 2026
Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

May 27, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana