Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Bola Bolaisme

Hanya orang Goblok yang Masih Cinta Arema

Sultan Yohana by Sultan Yohana
April 4, 2016
in Bolaisme
0
Hanya orang Goblok yang Masih Cinta Arema
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

: Pesan Leicester untuk Dunia

Arema? Hanya orang-orang GOBLOK yang MASIH mendukung Arema! Maaf, bahasa saya sedikit kasar, karena saya asli Malang. Orang asli Malang memang tak pernah benar-benar bisa ngomong dengan sopan. Dan setiap orang Malang tahu, tak perlu meragukan cinta orang Malang pada Arema.

Tapi ketika tanah kosong-tanah kosong di Malang disulap jadi perumahan, lapangan-lapangan jadi mall-mall, bagaimana cinta ini harus terus ada jika justru Arema kerap dijadikan ALAT kampanye sebagian orang untuk MERUSAK MALANG SENDIRI? Merusak anak-anak Malang penggila bola seperti saya, yang tak tahu lagi harus bermain bola di mana?

Lapangan di kampung saya, rumputnya sudah sepaha orang dewasa, pertanda sudah lama tidak dipakai main bola. Di situ, dulu, pemain-pemain Arema dan Persema, di waktu senggang kerap “ngecer” main di kompetisi tarkam, dan saya selalu begitu kagum dengan mereka. Lapangan itu, yang kini wajahnya berbatu-batu bekas pondasi relokasi pasar lama, tampaknya tak pernah benar-benar bisa dirawat. Mungkin karena pemerintah di sana tak pernah mau mengeluarkan uang untuk merawat, karena tidak benar-benar tahu, seperti apa cinta warganya pada sepakbola. Mereka, di musim kampanye hanya bisa berteriak “Ayo.. pilihlah saya! Agar Arame bisa jaya!” Lalu setelah terpilih, justru lapangan-lapangan umum terbengkalai, atau “disulap” jadi ruko-ruko yang dimiliki orang kaya dari luar Malang.

Siapa sudi bermain bola di atas bongkahan pondasi? Siapa yang kini sudi mencintai Arema? Tampaknya hanya orang GEBLEK saja yang masih demikian.

Saya kini, memilih menaruh hati pada Leicester City, klub Inggris yang lagi naik daun itu. Klub yang sama-sama punya warna biru sebagai seragam utamanya. Apalah arti sebuah lokasi, entah di Malang… entah di Singapura…. entah di Leicester sana! Jika SEBUAH PESAN HEBAT tengah bergaung dari sana. Pesan Si Rubah (julukan Leicester) yang seolah-olah berteriak pada dunia, “what the hell with your money! Ayo…, ke sini, walau sejenak, nikmati sepakbola ini! Nikmati saja! Persetan dengan uang minyak para seikh Arab geblek itu!

Sudah terlalu lama, dunia terlena dengan segala macam bentuk rekor, entah pemain termahal, klub terkaya, pemain bergaji selangit. Hingga melupakan nikmatnya sepakbola yang sederhana: ada lapangan, ada bola, ada orang-orang yang memainkan, dan mari bergembira!

Leicester, walau mungkin cuma semusim ini berjaya, setidaknya memberi pelajaran, bahwa uang bukan segala-galanya di dunia sepakbola. Satu-satunya dunia, yang bahkan jika saya dilahirkan kembali, saya akan memohon pada Gusti Allah, agar saya dijadikan pemain bola. Sebuah permaianan, yang hingga kini setiap kali saya mainkan, rasanya selalu sama dengan berpuluh-puluh tahun silam: gembira!

Apakah saya masih mencintai Arema? Tentu saja, Cuk!
* Foto lapangan di kampung saya yang kini lebih banyak dipakai untuk belajar nyetir motor/mobil, dan tempat sampah. Diambil Maret 2015.

Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Merakyatnya Sepakbola di Singapura: Karena sehat dan bersenang-senang itu mahal
Bolaisme

Merakyatnya Sepakbola di Singapura: Karena sehat dan bersenang-senang itu mahal

December 26, 2024
Indra Sjafri dan Pencarian Bakat Itu
Bolaisme

Indra Sjafri dan Pencarian Bakat Itu

May 31, 2023
Tumapel Putra, Leicester, & Duit Besar China
Bolaisme

Tumapel Putra, Leicester, & Duit Besar China

May 3, 2016
Next Post
Kafir & Mickey

Kafir & Mickey

Kartini Saya, ya Ibu Saya!

Kartini Saya, ya Ibu Saya!

Tumapel Putra, Leicester, & Duit Besar China

Tumapel Putra, Leicester, & Duit Besar China

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Berbahagialah Pecinta Bola Indonesia*

Berbahagialah Pecinta Bola Indonesia*

12 years ago
Kucing-kucing Mudik

Kucing-kucing Mudik

1 year ago
Singapura, dan Hari Anti-rasisnya

Singapura, dan Hari Anti-rasisnya

12 years ago

Memerdekakan Penyandang Cacad*

15 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Ac Alas kaki Anak Batam Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etalase publik Fasilitas Foto Gadis China Guru Humaniora Indonesia Jatim Johor Kucing Kurs Malang Malaysia Masjid ba'alwi Mudik Netizen Opini Orang tua Pajak Pedagang Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme rasa singapura Rupiah Sastra Sepakbola Sepeda Sepeda pancal Singapore Singapura Taipei Taiwan Thailand Vietnam
No Result
View All Result

Highlights

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Singapura Maju karena Sastra?

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Trending

Sepeda Pancal
Tentang Aku

Sepeda Pancal

by Sultan Yohana
July 1, 2026
0

KETIKA SD dan SMP, tempat parkir sekolah saya masih didominasi sepeda pancal. Di pasar Singosari, Malang, kampung...

Dua Bapak dengan Balita mereka

Dua Bapak dengan Balita mereka

June 21, 2026
Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

June 17, 2026
Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

May 27, 2026
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

May 17, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana