Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Lepas Batam

Sapi Bernama HM. Sani

Sultan Yohana by Sultan Yohana
December 21, 2007
in Batam
0
Sapi Bernama HM. Sani
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Apakah salah ketika saya menuliskan, almarhum sapi itu bernama Haji Muhammad (HM) Sani? Maaf, bukan saya bermaksud me-sapikan wakil gubernur yang terhormat itu. Bukan pula saya menganggap si sapi mirip Pak Sani. Tapi, apakah salah saya memanggil sapi itu Muhammad Sani, kalau di leher sapi putih itu, nyantol selembar kertas bertuliskan “Wakil Gubernur Kepri H. Muhammad Sani”?

Hampir semua orang Indonesia tahu maksud selembar kertas di leher sapi yang telah almarhum itu. Itu adalah sapi sumbangan Pak Sani untuk disembeli dalam kurban Idul Adha, 20 Desember kemarin. Agar semua orang tahu bahwa sapi itu dari Pak Sani, maka dikalungilah sapi itu dengan tulisan H. Muhammad Sani. Agar pula Pakde Jagal, ketika hendak menggorok sapi itu, memunajatkan doa untuk Pak Sani.

Tapi apakah saya salah jika memanggil almarhum sapi itu dengan Haji Muhammad Sani? Saya menjawab sendiri: tidak! Jika Pak Sani merasa berhak menuliskan namanya di selembar kertas dan kemudian mengalungkan ke leher sapi itu, saya juga berhak menamai sapi itu dengan sekenanya. Umpama di kertas itu tertulis Ismeth Abdullah, saya pasti akan memanggil “Ismeth Abdullah”. Jika Nur Syafriadi, saya juga berhak menamai sapi itu “Nur Syafriadi.”

Bukankah otak kita selalu digiring untuk selalu mempermudah apa saja aktivitas kita. Bukankah bahasa itu sifatnya arbitrer. Manasuka, sesuka suka dalam memberikan nama/istilah awal benda. Tidak ada pemutlakan bahwa sapi itu harus bernama ini…, bernama itu….

Kenapa sandal diberi nama sandal? Karena dapat namanya sandal! Jika di leher sapi itu tertulis H. Muhammad Sani, biar tak menyulitkan saya mencari nama sapi itu, saya sebut saja sapi itu HM. Sani

Jika ada yang protes kok saya sebejat mungkin menamai sapi-sapi itu dengan nama pemimpin-pemimpin daerah yang terhormat, saya pasti akan balik protes. “Kenapa si penulis ini tidak sedikit menyibukkan diri dengan menulis secara lengkap dan jelas: Sapi ini sumbangan wakil Gubernur Kepri, H. Muhammad Sani.”

Terbukti, kan… Malas berbahasa baik, menciptakan malapetaka.

Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

UMK Batam dan “Minimarket Negara” ala Singapura
Batam

UMK Batam dan “Minimarket Negara” ala Singapura

November 13, 2014
Calo Tiket Pun Melanggar HAM
Batam

Calo Tiket Pun Melanggar HAM

August 1, 2014
$$$$$$$$
Batam

$$$$$$$$

September 2, 2013
Next Post
Kebrutalan Sebuah Flat

Kebrutalan Sebuah Flat

Batam Seksi, yang Bernisan

Kisah Cinta Dua Singa (11)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Tip untuk Guru: Ikhtiar Agar Profesi Guru Tetap Barokah

Tip untuk Guru: Ikhtiar Agar Profesi Guru Tetap Barokah

10 months ago
Antoni (us)

Antoni (us)

19 years ago
Tanpa Cekikan di Changi

Tanpa Cekikan di Changi

14 years ago

Pukimak, Pesing Seni Sapa Nih…

19 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Ac Alas kaki Anak Batam Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etalase publik Fasilitas Foto Gadis China Guru Humaniora Indonesia Jatim Johor Kucing Kurs Malang Malaysia Masjid ba'alwi Mudik Netizen Opini Orang tua Pajak Pedagang Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme rasa singapura Rupiah Sastra Sepakbola Sepeda Sepeda pancal Singapore Singapura Taipei Taiwan Thailand Vietnam
No Result
View All Result

Highlights

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Singapura Maju karena Sastra?

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Trending

Sepeda Pancal
Tentang Aku

Sepeda Pancal

by Sultan Yohana
July 1, 2026
0

KETIKA SD dan SMP, tempat parkir sekolah saya masih didominasi sepeda pancal. Di pasar Singosari, Malang, kampung...

Dua Bapak dengan Balita mereka

Dua Bapak dengan Balita mereka

June 21, 2026
Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

June 17, 2026
Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

May 27, 2026
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

May 17, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana