Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Cerita Foto

Masjid Khadijah, di Geylang

Sultan Yohana by Sultan Yohana
June 22, 2024
in Cerita Foto
0
Masjid Khadijah, di Geylang
Masjid Khadijah, di Geylang
Masjid Khadijah, di Geylang
Masjid Khadijah, di Geylang
Masjid Khadijah, di Geylang
Masjid Khadijah, di Geylang
Masjid Khadijah, di Geylang
Masjid Khadijah, di Geylang
Masjid Khadijah, di Geylang
Masjid Khadijah, di Geylang
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SEMESTA selalu punya cara untuk menyusup ke hati-hati manusia. Siapa pun itu. Di Geylang misalnya. Daerah yang dikenal sebagai daerah “merah”-nya Singapura, daerah prostitusi; di sana justru banyak berdiri tempat ibadah. Saya pernah menulis sebelumnya (baca di sini: https://batamseksi.blogspot.com/2022/09/sarapan-di-kelabang-geylang.html?q=geylang), di sepanjang Geylang ada delapan gereja, dua masjid, serta 35 kuil Hindu dan Budha. Itu di Lorong 1 hingga lorong 44 saja.

Masjid Khadijah salah satunya. Masjid yang dibangun dari wakaf seorang wanita kaya bernama Katijah Binte Mohamed pada tahun 1915, dan selesai 5 tahun berikutnya, berdiri seronok di antara bangunan-bangunan tua di jalan utama Geylang yang berisi banyak ruko-ruko tua, kedai makan, pub-pub, penjual durian, dls. Di pub-pub itulah prostitusi beroperasi.

Ketika saya salat asyar 20 Juni kemarin, saya membayangkan, mungkin, laki-laki yang akan mencari pelacur di Geylang, mendengar adzan, atau setidaknya melihat bangunan masjid yang unik ketika jalan di Geylang, lalu tiba-tiba mengurungkan niatnya melacur. Saya membayangkan, perempuan-perempuan yang menjual diri, hati-hati mereka yang keras, berubah menjadi lembut karena tiap hari disirami suasana religi yang dihadirkan masjid. Saya membayangkan ada pelacur bertobat di sana. Saya membayangkan ada lelaki mabok bersimpuh di depan masjid, sambil menangis mengingat salah. Saya banyak hal ketika memotreti bangunan Masjid Khadijah yang unik itu.

Masjid Khadijah, mungkin salah satu cara Semesta untuk memberi keseimbangan pada Geylang. Mungkin.

(*)

Tags: di GeylangMasjid KhadijahSingapura
Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Kucing-kucing Mudik
Cerita Foto

Kucing-kucing Mudik

April 7, 2025
Hitam-Putih dengan 7D2
Cerita Foto

Hitam-Putih dengan 7D2

February 1, 2025
Cerita Foto

Monyet Ekor Panjang di Sebuah Pojok Singapura

January 30, 2025
Next Post
Kisah dalam Sepiring Char Kway Teow: dan perbedaan melangit antara dolar dan ringgit

Kisah dalam Sepiring Char Kway Teow: dan perbedaan melangit antara dolar dan ringgit

“Ketika Pulang dengan Sepatu Bersih”

"Ketika Pulang dengan Sepatu Bersih"

Mikroskop di Pameran Lukisan

Mikroskop di Pameran Lukisan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Mimpi 2/8: Cak Dar

Mimpi 2/8: Cak Dar

14 years ago
Gigi Ompong dan Penyesalan yang Berhikmah

Gigi Ompong dan Penyesalan yang Berhikmah

3 years ago
Pria India dan Sarapan Prata-nya

Pria India dan Sarapan Prata-nya

3 years ago
Singapura dan Ketiadaan Simbol Kesombongan Beragama

Singapura dan Ketiadaan Simbol Kesombongan Beragama

3 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Ac Air minum Alas kaki Anak Batam Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etalase publik Fasilitas Foto Gadis China Guru Humaniora Indonesia Jatim Johor Kucing Kurs Malang Malaysia Masjid ba'alwi Mudik Museum Netizen Opini Orang tua Pajak Pedagang Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme rasa singapura Rupiah Sastra Sepakbola Sepeda Singapore Singapura Taipei Taiwan Vietnam
No Result
View All Result

Highlights

Singapura Maju karena Sastra?

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Dua Karakter Berbeda Orangtua

Ekon

Trending

Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan
Humaniora

Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

by Sultan Yohana
June 17, 2026
0

JUDUL di atas adalah salah satu sari dari pengalaman saya yang gemar jogging, setidaknya dalam 14 tahun...

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

May 27, 2026
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

May 17, 2026
Singapura Maju karena Sastra?

Singapura Maju karena Sastra?

May 10, 2026
Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

May 3, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana