Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Catatan Lepas Singapura

Ekon

Sultan Yohana by Sultan Yohana
February 4, 2026
in Singapura
1
Ekon
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter


“Ekon”. Begitulah orang Singapura melafalkan akronim air conditioning. Pendiri sekaligus perdana menteri paling ikonik Singapura, Lee Kuan Yew, menyebut, “ekon” adalah salah satu unsur terpenting dalam kemajuan Singapura yang panasnya bisa mencapai 34 derajat di siang hari.

Panas itu, bahkan tarasa 37 derajat, mengingat kelembaban udara Singapura yang sangat tinggi. Ekon, kata Tuan Lee, memungkinkan masyarakat Singapura giat bekerja, produktif, serta efisiensi dalam melayani masyarakat. Karena itu, salah satu kebijakan pentingnya, adalah memastikan “ekon” terpasang di semua gedung-gedung layanan sipil di Singapura.

Bagi saya sendiri, “ekon” justru jadi musuh bebuyutan. Beberapa jam saja berada di bawah ruang ber-“ekon”, kulit saya kering, gatal-gatal. Jika hal itu berlangsung beberapa hari, kulit menjadi bentol-bentol merah. Seperti alergi. Karena masalah itu, di rumah, tak ada “ekon”. Padahal dulu, di usia-usia di bawah 35an, saya tak masalah dengan “ekon”.

Kian tua, seolah kian banyak masalah yang menghinggapi saya. Ironisnya, masalah itu justru menjadi paradoks dari kebiasaan saya sebelumnya. Selain “ekon”, saya kini tidak bisa berada di udara dingin. Ketika pelesir ke Jepang atau Taiwan dalam cuaca dingin lalu, kulit saya memerah dan bentol-bentol hebat. Hal yang sama juga terjadi Ketika saya pulang kampung ke Malang yang berudara dingin. Padahal saya lahir, besar, minum, makan, jadi nakal; semua dari bumi Malang.

Atau ketika kulit saya yang kini tak bisa tersentuh rumput. Padahal, seumur bocah dan remaja; rumput dan damen (jerami padi kering) adalah kawan terbaik saya. Saat kecil, saya bisa main bola sejak pukul 1 siang, hingga maghrib datang. Di lapangan rumput kecamatan.

Photo taken: 13/1/2026, Telok Ayer, Sore

(*)

Tags: AcCatatanEkonSingaporeSingapura
Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu
Singapura

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

May 27, 2026
Singapura Maju karena Sastra?
Singapura

Singapura Maju karena Sastra?

May 10, 2026
“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik
Singapura

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

April 24, 2026
Next Post
Dua Karakter Berbeda Orangtua

Dua Karakter Berbeda Orangtua

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Tidak Ada "Kota Hantu" di Singapura

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

"Etalase Publik": yang lahir dari transportasi publik

Comments 1

  1. Pingback: Ekon - GoWest.ID

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Religion of Sky

Religion of Sky

21 years ago
Merakyatnya Sepakbola di Singapura: Karena sehat dan bersenang-senang itu mahal

Merakyatnya Sepakbola di Singapura: Karena sehat dan bersenang-senang itu mahal

1 year ago
Berbahagialah Pecinta Bola Indonesia*

Berbahagialah Pecinta Bola Indonesia*

12 years ago
Ken, Atawa Kisah Cinta Dua Singa

Ken, Atawa Kisah Cinta Dua Singa

18 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Ac Air minum Alas kaki Anak Batam Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etalase publik Fasilitas Foto Gadis China Guru Humaniora Indonesia Jatim Johor Kucing Kurs Malang Malaysia Masjid ba'alwi Mudik Museum Netizen Opini Orang tua Pajak Pedagang Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme rasa singapura Rupiah Sastra Sepakbola Sepeda Singapore Singapura Taipei Taiwan Vietnam
No Result
View All Result

Highlights

Singapura Maju karena Sastra?

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Dua Karakter Berbeda Orangtua

Ekon

Trending

Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan
Humaniora

Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

by Sultan Yohana
June 17, 2026
0

JUDUL di atas adalah salah satu sari dari pengalaman saya yang gemar jogging, setidaknya dalam 14 tahun...

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

May 27, 2026
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

May 17, 2026
Singapura Maju karena Sastra?

Singapura Maju karena Sastra?

May 10, 2026
Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

May 3, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana