Sultan Yohana
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
No Result
View All Result
Sultan Yohana
No Result
View All Result
Home Cerita Sangat Pendek

The Power of Fingers

Sultan Yohana by Sultan Yohana
April 27, 2017
in Cerita Sangat Pendek
0
The Power of Fingers
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

: Aka Kesaktian Jejemari 

Ketika kanak-kanak, meski tergolong anak mandiri dan tak pernah merepotkan dibanding anak seusia, ada satu yang sebetulnya boleh disebut “perilaku manja” pada ibu. Saya, juga kakak, suka disuapi ibu ketika makan. Bahkan peri
laku ini bertahan – seingat saya – hingga menjelang masuk SMP.

Ini mungkin karena kami memang paling malas untuk disuruh makan. Kalaupun makan sendiri, kadang habisnya cuma “seuplik”. Sampai-sampai tubuh saya kurus kering, dan kawan-kawan banyak yang memanggil saya, “blungan”, yang berarti tulang/jerangkong.

Jadi, ketika kami (saya dan kakak) sedang malas makan, ibu biasa mengambil inisiatif; menyuapi kami. Dan selalu, ibu menyuapi kami dengan jemari-jemarinya. Jika sudah begitu, sudah bisa dipastikan saya bisa banyak menghabiskan makan, apa pun lauknya. Terutama jika lauknya favorit: ikan pee yang cemplungkan sayur orem-orem.

Ingatan saat-saat ketika disuapi dengan jejemari ibu, semula tidak saya perhatikan, meskipun tidak pernah saya lupakan. Mengendap begitu saja di otak bagian ingatan. Hingga kemudian ingatan itu muncul, ketika si Zak (juga kakakanya Ken), yang juga terkenal malas makan. Lama-lama, saya perhatikan, kok Zak selalu makan banyak ketika saya suapi dengan jejemari. Di pikiran saya, apa sih saktinya jejemari ketimbang sebuah sendok?

Lama saya mencoba mencari-cari jawabannya, berdasarkan pengalaman sendiri menyuapi anak. Saya bandingkan ketika Zak saya suapi dengan sendok, dan saat disuapi dengan jejemari.

Hmmm, ternyata (sependapat saya), jejemari ini memang sakti. Dengan sendok, anak-anak seringkali protes bahwa makanan terlalu panas. Jika sudah demikian (terlalu panas), di suapan berikutnya selera makan anak-anak sudah bisa dipastikan menghilang atau menurun. Walhasil, makanpun sedikit.

Dengan jejemari, indera perasa di jari bisa mengukur apakah makanan masih panas atau sudah siap disuapkan. Jejemari juga bisa membaut takaran terbaik, serta mampu memberikan racikan paling ideal dari aneka makanan di piring.

Anak Anda susah makan? Coba sesekali suapi dengan jejemari “sakti” Anda!

Sultan Yohana

Sultan Yohana

Related Posts

Aliens aka praying mantis in Singapore
Cerita Sangat Pendek

Aliens aka praying mantis in Singapore

January 31, 2021
Panggil Saya China
Cerita Sangat Pendek

Panggil Saya China

October 27, 2017
Kejamnya dengan Uang
Cerita Sangat Pendek

Kejamnya dengan Uang

October 17, 2017
Next Post
“Hal Kecil” yang Lebih Sulit Dilakukan

"Hal Kecil" yang Lebih Sulit Dilakukan

Mudah Bersalat di Singapura

Mudah Bersalat di Singapura

Cara Sederhana Lolos Imigrasi Singapura

Cara Sederhana Lolos Imigrasi Singapura

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me

Rekomendasi

Malam ini aku ingin mendengar ini:

20 years ago

Kisah Cinta Dua Singa (6)

18 years ago

Aduh, Wajahku*

20 years ago
Bibi Moly & Kucing Bernama Ginger: Serta bagaimana menghadapi orangtua

Bibi Moly & Kucing Bernama Ginger: Serta bagaimana menghadapi orangtua

2 years ago

Instagram

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Kategori

  • Artikel
  • Batam
  • Bolaisme
  • Catatan Bola
  • Catatan Lepas
  • Catatan Publik
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek
  • Humaniora
  • Indonesiaku
  • Jurnalisme
  • Kultur
  • Ngalor Ngidul
  • Politisasi
  • Review
  • Sastra
  • Singapura
  • Tentang Aku
  • Video

Topics

Ac Alas kaki Anak Batam Bule Catatan Dollar Efisiensi Ekon Etalase publik Fasilitas Foto Gadis China Guru Humaniora Indonesia Jatim Johor Kucing Kurs Malang Malaysia Masjid ba'alwi Mudik Netizen Opini Orang tua Pajak Pedagang Pendidikan Pengemis Perpustakaan Premanisme rasa singapura Rupiah Sastra Sepakbola Sepeda Sepeda pancal Singapore Singapura Taipei Taiwan Thailand Vietnam
No Result
View All Result

Highlights

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Singapura Maju karena Sastra?

Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama

“Etalase Publik”: yang lahir dari transportasi publik

Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura

Trending

Sepeda Pancal
Tentang Aku

Sepeda Pancal

by Sultan Yohana
July 1, 2026
0

KETIKA SD dan SMP, tempat parkir sekolah saya masih didominasi sepeda pancal. Di pasar Singosari, Malang, kampung...

Dua Bapak dengan Balita mereka

Dua Bapak dengan Balita mereka

June 21, 2026
Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

Jangan Pakai Sepatu Lari: untuk jalan-jalan

June 17, 2026
Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

Rasa Aman di Singapura Kini: Seperti di kampungku dulu

May 27, 2026
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang mirip museum

May 17, 2026
Sultan Yohana

© 2023 Sultan Yohana

Kunjungi Juga

  • Tentang Saya
  • Privacy Policy
  • Kontak

Ikuti Saya

No Result
View All Result
  • Catatan Lepas
  • Catatan Bola
  • Cerita Foto
  • Cerita Sangat Pendek

© 2023 Sultan Yohana